Mengawali suatu gerakan memang diataskan pada keseimbangan keadaan. Seperti mulai mengayunkan tangan dengan apa pikiran. Terpacu pada roda roda hias kehidupan.
Maka kita mengenal suatu keburukan ataukah kebaikan. Disemaikan diparudaan siang dan malam. Maka jejaki kata sembrani.
Seakan racun tetapi kenapa juga obatnya. Maka ditatap kerasnya jalan dibentangnya. Kini memainkan.
Seperti tangan diatas meminta energi, lala dialurkan kedepan. Dimana kaki mulai diderapkan. Mulai masuki romantisnya dunia dan mulai ikuti putaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar